DPR RI Laksanakan Optimalisasi Penyaluran Bansos Menjelang Idul Fitri

Lingkar Inspirasi – Menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal memberikan apresiasi atas pencairan dua jenis bantuan sosial (Bansos) bagi masyarakat pada Maret 2025.

Ia menekankan bahwa kebijakan ini sangat bermanfaat dalam membantu masyarakat, terutama kalangan ekonomi menengah ke bawah, dalam memenuhi kebutuhan pokok saat momen Lebaran.

Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons terhadap arahan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian yang mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) untuk segera menyalurkan Bansos menjelang Idul Fitri 2025.

Menurut Cucun, pencairan Bansos sebelum hari raya merupakan langkah strategis yang dapat meringankan beban ekonomi masyarakat. Selain itu, bantuan ini juga diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan rakyat, terutama mereka yang terdampak kondisi ekonomi yang tidak stabil.

Diketahui bahwa Kementerian Sosial (Kemensos) telah mencairkan dua jenis bantuan sosial pada Maret 2025, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).

Pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk memastikan bahwa bantuan tersebut dapat diterima oleh masyarakat sebelum hari raya, sehingga dapat memberikan manfaat optimal dalam memenuhi kebutuhan Lebaran.

PKH tahap pertama tahun 2025 telah mulai dicairkan sejak Januari dan akan berlangsung secara bertahap hingga Maret 2025. Sementara itu, pencairan BPNT dilakukan setiap bulan, termasuk untuk periode Maret, yang dipastikan dapat diterima oleh para penerima manfaat sebelum Lebaran.

Proses pencairan ini dilakukan melalui PT Pos Indonesia serta bank-bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), seperti BRI, Mandiri, BNI, dan BTN.

Dalam hal distribusi, terdapat kemungkinan bahwa pencairan bantuan di beberapa daerah akan mengalami perbedaan waktu. Hal ini bergantung pada kesiapan sistem distribusi di masing-masing wilayah.

Oleh karena itu, Cucun menegaskan bahwa Pemda harus memastikan bahwa bantuan ini tidak hanya tersalurkan tepat waktu, tetapi juga diterima oleh pihak yang benar-benar berhak. DPR pun akan terus memantau dan meminta laporan dari Pemda terkait realisasi distribusi Bansos guna memastikan efektivitasnya.

Sebagai bagian dari pengawasan, Cucun menekankan pentingnya penggunaan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) dalam menetapkan daftar penerima manfaat.

Dengan sistem data yang akurat, potensi kesalahan dalam penyaluran bantuan dapat diminimalkan. Selain itu, transparansi dalam distribusi Bansos juga harus diperkuat dengan membuka akses informasi penerima bantuan melalui platform publik.

Dalam masa reses saat ini, anggota DPR diharapkan dapat menjalankan fungsi pengawasan secara optimal di daerah pemilihannya masing-masing. Dengan demikian, mereka dapat memastikan bahwa bantuan sosial benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan.

Selain itu, Cucun juga menegaskan perlunya ketegasan dalam menindak Pemda yang tidak menjalankan tugasnya dengan baik, termasuk sanksi bagi daerah yang terlambat menyalurkan Bansos atau melakukan penyimpangan dalam distribusinya. Pemerintah juga telah mengalokasikan beberapa jenis bantuan sosial lainnya yang akan diterima masyarakat pada bulan Maret ini.

Di antaranya adalah Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT-DD) untuk periode Januari hingga Maret 2025, bantuan beras sebesar 10 kg untuk Penerima Bantuan Pangan (PBP), serta bantuan pendidikan dalam bentuk Program Indonesia Pintar (PIP), yang pencairannya dilakukan secara bertahap.

Sebagai penutup, Cucun berharap seluruh kepala daerah dapat menjalankan tugasnya dengan penuh tanggung jawab dalam memastikan penyaluran bantuan sosial berjalan lancar dan tepat sasaran.

Dengan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat, daerah, serta lembaga terkait, diharapkan bantuan sosial ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan rakyat menjelang perayaan Idul Fitri 1446 Hijriah.

Related Posts

Kecam Maraknya Kekerasan Siswa terhadap Guru, dr. Hj. Erni Daryanti, M.Biomed Desak Pemerintah Segera Sahkan UU Perlindungan Guru

LINGKAR INSPIRASI – Dunia pendidikan Indonesia kembali diguncang oleh aksi kekerasan yang memprihatinkan. Rentetan kasus perundungan dan penganiayaan terhadap tenaga pendidik yang berupaya menegakkan kedisiplinan kini mencapai titik kritis. Menanggapi…

Jelang Kongres PPI, Wadir Sebut Pilih Direktur Berdasarkan Program Bukan Hasutan atau Ujaran Kebencian

LINGKARINSPIRASI – Menjelang pelaksanaan Kongres Pemuda Parlemen Indonesia (PPI), Wakil Direktur Politik dan Riset PPI, Juan Turpyn, mengajak seluruh rekan PPI untuk menjaga iklim demokrasi yang sehat, rasional, dan berorientasi…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Kecam Maraknya Kekerasan Siswa terhadap Guru, dr. Hj. Erni Daryanti, M.Biomed Desak Pemerintah Segera Sahkan UU Perlindungan Guru

  • By Jo Cha
  • January 29, 2026
  • 5 views

Jelang Kongres PPI, Wadir Sebut Pilih Direktur Berdasarkan Program Bukan Hasutan atau Ujaran Kebencian

  • By Jo Cha
  • January 23, 2026
  • 3 views
Jelang Kongres PPI, Wadir Sebut Pilih Direktur Berdasarkan Program Bukan Hasutan atau Ujaran Kebencian

Senator Mirah Midadan Fahmid Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Dompu

  • By Jo Cha
  • January 15, 2026
  • 3 views
Senator Mirah Midadan Fahmid Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana di Dompu

GKR Hemas Tegaskan Penguatan Peran DPD RI dalam Legislasi dan Kebijakan Daerah

GKR Hemas Tegaskan Penguatan Peran DPD RI dalam Legislasi dan Kebijakan Daerah

Serap 1.143 Aspirasi Daerah, DPD RI Matangkan Agenda Prioritas Sub Wilayah Barat II

Serap 1.143 Aspirasi Daerah, DPD RI Matangkan Agenda Prioritas Sub Wilayah Barat II

PBMI Laporkan ke Menpora Program dan Agenda Muaythai 2026

PBMI Laporkan ke Menpora Program dan Agenda Muaythai 2026