LINGKAR INSPIRASI – Gelaran Esports World Cup (EWC) 2025 resmi berlangsung di Riyadh, Arab Saudi, dan Indonesia menjadi salah satu negara dengan kontingen esports terbesar yang turut berpartisipasi. Sejumlah tim elite Tanah Air saat ini sedang bertanding di berbagai cabang, termasuk Mobile Legends, Valorant, PUBG Mobile, Free Fire, Honor of Kings, serta cabang-cabang lainnya.
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Riyadh mengadakan konferensi pers resmi bersama pihak MOONTON, tepat setelah press conference RRQ Hoshi dan SRG OG.
Acara yang hadir untuk membahas prestasi Indonesia di gelaran EWC, berlangsung pada 1 Agustus 2025 pukul 15.00 waktu setempat (19.00 WIB), dengan menghadirkan perwakilan dari KBRI Riyadh dan MOONTON untuk menyampaikan dukungan dan pesan kebangsaan kepada para pemain.
Tak hanya membahas prestasi tim asal Indonesia di yang bertanding di gelaran ini, pertemuan ini juga membahas dukungan KBRI Riyadh untuk tim asal Indonesia yang bertanding.
Untuk konteks sebenarnya Indonesia mengirim cukup banyak tim, antara lain :
Tim Indonesia yang Berlaga di EWC 2025
- Mobile Legends: ONIC Esports dan RRQ Hoshi berlaga di MSC 2025, bagian dari EWC, dengan total hadiah mencapai 3 juta USD.
- Valorant: RRQ Valorant mewakili Indonesia usai menjuarai VCT Pacific Stage 1.
- PUBG Mobile: Alter Ego Ares
- Free Fire: ONIC Olympus, Team Vitality, RRQ Kazu, EVOS Divine.
- Honor of Kings: Dominator Esports, Team Vitality, Kagendra.
- MLBB Women’s Invitational : Team Vitality & Onic Pertiwi
Dukungan Total dari KBRI Riyadh
Dalam konferensi tersebut, Mahendra Bin Za, selaku Counsellor KBRI Riyadh, menyampaikan:
“Kami, diaspora dan Kedutaan Indonesia, selalu mendukung para atlet esports selama gelaran ini. Tim-tim seperti RRQ, EVOS, ONIC, hingga Team Vitality kami sambut hangat di bandara dan pastikan semua kebutuhan mereka terpenuhi.”
Sementara itu, Alya menambahkan bahwa komunitas Indonesia di Riyadh sangat antusias:
“Dari profesional hingga mahasiswa, semua komunitas Indonesia di sini sangat senang dengan kehadiran EWC, terutama karena MLBB jadi salah satu game favorit warga Indonesia di Arab Saudi.”
Dari sisi industri, Ray Ng (MOONTON) menegaskan bahwa EWC bukan sekadar turnamen, tetapi platform untuk menghubungkan budaya, komunitas, dan talenta global.
Ia juga mengapresiasi dukungan KBRI yang memperkuat posisi Indonesia yang memberikan dukungan bagi para atlet nya.
Kehadiran tim-tim Indonesia di EWC 2025 tidak hanya menjadi ajang pembuktian prestasi, tetapi juga simbol diplomasi modern.
Perpaduan antara kompetisi global dan solidaritas nasional ini memperlihatkan bagaimana esports dapat memperkuat citra Indonesia di mata dunia.***







