Lingkar Inspirasi – Di tengah arus deras kemajuan teknologi digital yang secara signifikan mengubah cara pandang dan perilaku masyarakat, Mirah Midadan Fahmid, Anggota MPR RI yang mewakili Provinsi Nusa Tenggara Barat, mengambil inisiatif strategis.
Beliau mengadakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan dengan tujuan utama untuk memperkokoh karakter kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda agar nilai-nilai Pancasila tetap terjaga dan tidak tergerus oleh dampak teknologi.
Kegiatan ini bertujuan meneguhkan kembali pentingnya Empat Pilar Kebangsaan – Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia, dan Bhinneka Tunggal Ika – sebagai fondasi dalam merespons dinamika zaman dan perkembangan teknologi informasi yang begitu cepat.
“Pancasila adalah tameng moral kita. Di tengah arus globalisasi dan digitalisasi, kita butuh nilai yang membumi, bukan hanya teknologi yang canggih. Pancasila memberi kita arah dalam menggunakan teknologi secara etis, inklusif, dan bertanggung jawab,” tegas Mirah Midadan Fahmid dalam sambutannya.
Acara yang berlangsung di lingkungan Desa Mekar Damai, Kec. Praya, Kab. Lombok Tengah ini dihadiri oleh ratusan peserta dari berbagai latar belakang, termasuk pelajar, mahasiswa, tokoh pemuda hingga pelaku UMKM digital.
Dalam sesi interaktif, para peserta diajak berdialog tentang bagaimana nilai-nilai Pancasila dapat diaktualisasikan dalam kehidupan digital sehari-hari seperti melawan hoaks, menjaga etika bermedia sosial serta menumbuhkan semangat gotong royong dalam komunitas daring.
Mirah juga menekankan bahwa kemajuan teknologi bukan untuk ditolak tetapi harus diimbangi dengan penguatan karakter dan jati diri bangsa.
“Kita tidak ingin generasi kita hanya pintar secara digital tapi miskin secara moral. Maka tugas kita adalah memastikan nilai-nilai Pancasila hidup dalam setiap aspek, termasuk dunia maya,” ujarnya.
Sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen Mirah sebagai Anggota MPR RI untuk terus menghadirkan pendidikan kebangsaan yang relevan dengan perkembangan zaman.
Ia berharap, kegiatan ini menjadi pemicu lahirnya generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual dan digital tetapi juga memiliki integritas dan semangat kebangsaan yang tinggi.
Melalui kegiatan ini, Mirah Midadan Fahmid mengajak seluruh elemen masyarakat NTB untuk menjadikan Pancasila sebagai landasan utama dalam menavigasi tantangan zaman dan menciptakan masa depan bangsa yang beradab dan berkemajuan.






