Ketum MPI NTB Mirah Midadan Dorong Gerakan Air Bersih, Telah Jangkau Lebih dari Ratusan Kepala Keluarga

LINGKAR INSPIRASI – Ketua Umum Matahari Pagi Indonesia (MPI) Nusa Tenggara Barat sekaligus Anggota DPD RI Provinsi NTB, Mirah Midadan Fahmid, terus menunjukkan komitmennya dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan melalui Gerakan Air Bersih.

“Program ini hadir sebagai respons cepat terhadap meningkatnya kebutuhan air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Dompu yang mengalami krisis akibat musim kemarau,” ujarnya.

Berdasarkan data sementara per 22 Juli 2026, terdapat ratusan kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan di beberapa desa dan kelurahan. Di Kecamatan Woja, bantuan difokuskan kepada masyarakat di Desa Baka Jaya sebanyak 40 KK, Desa Nowa sebanyak 50 KK, dan Kelurahan Kandai Dua sebanyak 45 KK. 



Sementara itu, di Kecamatan Pajo, distribusi air bersih menjangkau Desa Ranggo sebanyak 40 KK dan Desa Temba Lae sebanyak 320 KK. Secara keseluruhan, Gerakan Air Bersih telah memberikan manfaat kepada 495 kepala keluarga yang mengalami kesulitan memperoleh akses air bersih.

Mirah Midadan Fahmid menyampaikan bahwa akses terhadap air bersih merupakan kebutuhan dasar yang harus dipenuhi. Karena itu, gerakan ini tidak hanya menjadi bentuk kepedulian sosial, tetapi juga bagian dari upaya membangun solidaritas kemanusiaan di tengah masyarakat yang sedang menghadapi dampak kekeringan.

“Air bersih adalah kebutuhan yang tidak bisa ditunda. Ketika masyarakat mengalami kesulitan mendapatkan air untuk kebutuhan sehari-hari, sudah menjadi tanggung jawab kita bersama untuk hadir dan memberikan solusi nyata. Gerakan Air Bersih ini merupakan bentuk kepedulian sekaligus ikhtiar agar masyarakat dapat tetap menjalankan aktivitas dengan layak di tengah musim kemarau,” ujar Mirah.



Ia menjelaskan bahwa distribusi bantuan dilakukan berdasarkan hasil pendataan di lapangan agar penyaluran tepat sasaran dan dapat menjangkau wilayah yang paling membutuhkan. Koordinasi dengan berbagai pihak juga terus dilakukan guna memastikan proses distribusi berjalan lancar serta memberikan manfaat secara optimal bagi masyarakat.

Menurut Mirah, persoalan kekeringan tidak dapat diselesaikan hanya dengan bantuan darurat. Diperlukan langkah yang lebih komprehensif melalui penguatan infrastruktur penyediaan air bersih, pembangunan sumber-sumber air alternatif, serta pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan sehingga masyarakat memiliki ketahanan yang lebih baik dalam menghadapi musim kemarau pada tahun-tahun mendatang.

“Bantuan air bersih merupakan solusi jangka pendek yang harus segera dilakukan. Namun, kita juga perlu memikirkan solusi jangka panjang agar masyarakat tidak terus menghadapi persoalan yang sama setiap musim kemarau. Kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, dan seluruh elemen masyarakat menjadi kunci dalam membangun ketahanan air di daerah,” tambahnya.



Mirah juga mengajak seluruh pihak untuk memperkuat semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam membantu masyarakat yang terdampak kekeringan. Menurutnya, setiap bentuk kontribusi, baik berupa bantuan air bersih, dukungan logistik, maupun partisipasi dalam kegiatan kemanusiaan, memiliki arti yang besar bagi masyarakat yang sedang membutuhkan.

Melalui Gerakan Air Bersih ini, Mirah berharap masyarakat dapat merasakan manfaat secara langsung sekaligus memperoleh semangat bahwa mereka tidak menghadapi situasi sulit ini sendirian. Ke depan, program serupa akan terus dievaluasi dan diperluas sesuai kebutuhan di lapangan agar semakin banyak masyarakat yang memperoleh akses terhadap air bersih, khususnya di wilayah-wilayah yang rentan mengalami kekeringan setiap musim kemarau.***

Related Posts

Dari DPD RI untuk Rakyat, Bantuan Rp50 Juta Mengalir bagi Korban Kebakaran Dusun Serdang

LINGKAR INSPIRASI – Empat Senator Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI) Daerah Pemilihan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung berkolaborasi menyalurkan bantuan uang tunai sebesar Rp50.000.000 bagi masyarakat terdampak musibah kebakaran…

Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Jadi Panggung UMKM NTB Naik Kelas

LINGKAR INSPIRASI – Senator DPD RI asal Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid, mengapresiasi langkah Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) NTB yang memfasilitasi 25 UMKM dari 10 kabupaten/kota untuk…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

Dari DPD RI untuk Rakyat, Bantuan Rp50 Juta Mengalir bagi Korban Kebakaran Dusun Serdang

  • By Jo Cha
  • October 19, 2026
  • 1 views
Dari DPD RI untuk Rakyat, Bantuan Rp50 Juta Mengalir bagi Korban Kebakaran Dusun Serdang

Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Jadi Panggung UMKM NTB Naik Kelas

  • By Jo Cha
  • October 15, 2026
  • 2 views
Senator Mirah: MotoGP Mandalika Harus Jadi Panggung UMKM NTB Naik Kelas

Marc Marquez Belum Pernah Finis di Mandalika, Gubernur Lalu Iqbal Beri Sembeq: Tahun Ini Berbeda

  • By Jo Cha
  • October 8, 2026
  • 4 views
Marc Marquez Belum Pernah Finis di Mandalika, Gubernur Lalu Iqbal Beri Sembeq: Tahun Ini Berbeda

Mandalika Jadi Rumah, NTB Sambut Para Rider dengan Energi Dunia

  • By Jo Cha
  • October 8, 2026
  • 5 views
Mandalika Jadi Rumah, NTB Sambut Para Rider dengan Energi Dunia

Masyarakat Kobar Minta Rumah Oksigen, dr. Erni Daryanti Dorong Pemda Segera Tindaklanjuti Dampak Karhutla

  • By Jo Cha
  • October 8, 2026
  • 6 views
Masyarakat Kobar Minta Rumah Oksigen, dr. Erni Daryanti Dorong Pemda Segera Tindaklanjuti Dampak Karhutla

CKG Harus Menjangkau Seluruh Desa di Kalimantan Tengah, Erni Daryanti Soroti Nakes, Fasilitas, dan Alkes

  • By Jo Cha
  • October 7, 2026
  • 7 views
CKG Harus Menjangkau Seluruh Desa di Kalimantan Tengah, Erni Daryanti Soroti Nakes, Fasilitas, dan Alkes