Perluasan Kampung Batik Mataram, Senator Mirah Dorong Ekonomi Kreatif Berbasis Identitas Lokal yang Berkelanjutan

LINGKARINSPIRASI – Senator DPD RI asal Nusa Tenggara Barat, Mirah Midadan Fahmid, menyambut positif target Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kota Mataram untuk memperluas Kampung Batik pada tahun 2026.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan upaya strategis dalam memperkuat ekonomi kreatif sekaligus menjaga identitas budaya lokal di tengah arus modernisasi dan persaingan produk global.

“Keberhasilan rintisan Kampung Batik di Kecamatan Selaparang dan Kecamatan Mataram menjadi fondasi penting bagi pengembangan sentra batik di wilayah lain. Produksi yang sudah berjalan, keterlibatan perajin lokal, menunjukkan bahwa batik khas Mataram memiliki potensi ekonomi nyata jika dikelola secara konsisten dan terarah,” ujarnya.

Namun, ia mengingatkan agar perluasan tidak hanya berorientasi pada kuantitas lokasi, melainkan juga kualitas produksi dan kesinambungan usaha para perajin.

“Konsep Kampung Batik yang sederhana namun berbasis komunitas merupakan pendekatan yang tepat, terutama untuk membangun kemandirian ekonomi masyarakat secara bertahap,” Kata Mirah.

Penempatan perajin di ruang-ruang publik seperti kantor kecamatan dinilainya mampu mendekatkan proses produksi dengan masyarakat, sekaligus menjadi ruang edukasi budaya yang hidup. Batik tidak hanya diproduksi, tetapi juga diperkenalkan sebagai bagian dari identitas dan kebanggaan lokal.

Ia juga menekankan pentingnya penguatan kelembagaan sebagaimana direncanakan Dekranasda pada 2026. Pembentukan wadah resmi bagi Kampung Batik dianggap krusial untuk menjamin keberlanjutan program, memperkuat koordinasi antarperajin, serta memudahkan akses terhadap pembiayaan, pelatihan, dan pemasaran.

“Tanpa struktur organisasi yang jelas, inisiatif berbasis komunitas berisiko stagnan atau bergantung pada figur tertentu,” Tambah Senator Mirah.

Lebih jauh, Senator Mirah mendorong agar pengembangan Kampung Batik Mataram diiringi dengan pencarian dan penguatan ciri khas batik lokal. Ia menilai diferensiasi motif, narasi budaya, dan teknik produksi akan menjadi kunci daya saing, mengingat batik dari berbagai daerah di Indonesia sudah sangat beragam.

Batik khas Mataram, menurutnya, harus mampu menampilkan kekayaan simbol budaya, alam, dan nilai-nilai lokal yang membedakannya dari daerah lain.

“Saya melihat program ini sebagai bagian dari strategi pembangunan ekonomi kreatif daerah yang berkelanjutan. Saya mengajak pemerintah daerah, Dekranasda, pelaku usaha, dan dunia pendidikan untuk berkolaborasi, termasuk dalam hal peningkatan kapasitas perajin, desain produk, hingga pemanfaatan platform digital untuk pemasaran,” kata Senator NTB tersebut.

Senator Mirah menegaskan bahwa pemberdayaan batik lokal bukan semata soal ekonomi, tetapi juga investasi sosial dan budaya jangka panjang.

“Ketika masyarakat terlibat langsung dalam produksi dan pelestarian budaya, maka nilai tambah yang dihasilkan tidak hanya berupa pendapatan, tetapi juga rasa memiliki dan kebanggaan terhadap daerah,” ujarnya.

Ia berharap perluasan Kampung Batik pada 2026 benar-benar mampu memperluas manfaat bagi masyarakat, sekaligus memperkuat posisi NTB sebagai daerah yang kaya budaya dan kreatif di tingkat nasional.***

Related Posts

81 TAHUN PANCASILA, DARI HAFALAN MENUJU PENGAMALAN

Setiap tanggal 1 Juni kita memperingati Hari Lahir Pancasila, sebuah momentum penting dalam sejarah bangsa Indonesia. Penetapan Hari Lahir Pancasila sebagai hari libur nasional secara resmi dilakukan pada tahun 2016…

Senator Mirah Midadan Fahmid Jelaskan Mengapa Kinerja Anggota Kurang Maksimal: Kewenangan DPD RI Terbatas!

LINGKAR INSPIRASI – Anggota DPD RI Daerah Pemilihan Nusa Tenggara Barat (NTB), Mirah Midadan Fahmid, menanggapi berbagai sorotan publik terkait kinerja anggota DPD RI di daerah pemilihan. Menurutnya, tingginya harapan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You Missed

81 TAHUN PANCASILA, DARI HAFALAN MENUJU PENGAMALAN

  • By Jo Cha
  • June 1, 2026
  • 2 views
81 TAHUN PANCASILA, DARI HAFALAN MENUJU PENGAMALAN

Senator Mirah Midadan Fahmid Jelaskan Mengapa Kinerja Anggota Kurang Maksimal: Kewenangan DPD RI Terbatas!

  • By Jo Cha
  • May 30, 2026
  • 2 views
Senator Mirah Midadan Fahmid Jelaskan Mengapa Kinerja Anggota Kurang Maksimal: Kewenangan DPD RI Terbatas!

Pemuda Dompu Apresiasi Kinerja Senator Mirah Midadan Fahmid dalam Memperjuangkan Aspirasi NTB

  • By Jo Cha
  • May 29, 2026
  • 2 views
Pemuda Dompu Apresiasi Kinerja Senator Mirah Midadan Fahmid dalam Memperjuangkan Aspirasi NTB

Mirah Midadan Fahmid Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Pekat Dompu

  • By Jo Cha
  • May 28, 2026
  • 4 views
Mirah Midadan Fahmid Salurkan Hewan Kurban untuk Warga Pekat Dompu

DPD RI Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat pada Momentum Idul Adha 1447 H

DPD RI Salurkan Daging Kurban kepada Masyarakat pada Momentum Idul Adha 1447 H

Komite IV DPD RI Kawal Pemanfaatan APBN 2026 di NTB

Komite IV DPD RI Kawal Pemanfaatan APBN 2026 di NTB